Zulkarnaini

KLOTER KETUJUHBELAS

Bagian Keenam: ISAK TANGIS DI NURUL IMAN (Drama Tanpa Skenario dan Sutradara) Oleh Zulkarnaini Diran Hari itu Kamis, 31 Mei 2024. Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Padang berkumpul di masjid Agung Nurul Iman Kota Padang. CJH ini tergabung di dalam kelompok terbang (Kloter) ke-17 embarkasi Padang. Khusus CJH Padang jumlahnya….

Lanjutkan Membaca...

KLOTER KETUJUH BELAS

Bagian Kelima: KLOTER RAHMATA LIL ALAMIN Oleh Zulkarnaini Diran Kloter ke-17 adalah ”kloter nano-nano”. Penumpangnya terdiri dari dua provinsi, Bengkulu dan Sumatra Barat. Dari Sumatra Barat terdiri dari berbagai kabupaten kota. Hampir setiap daerah itu ada jemaah di dalamnya. Di dalam kloter ini bergabung penumpang dengan latar belakang yang berbeda…..

Lanjutkan Membaca...

KLOTER KETUJUH BELAS

Bagian Keempat: TAQWA, BEKAL UTAMA BERHAJI Oleh Zulkarnaini Diran ”….Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa. …” (QS Al-Baqarah, 2:197). Itulah perintah Allah kepada hamba-Nya yang akan melaksanakan ibadah haji. Bawalah bekal! Itu perintah pertama. Bekal yang dimaksud adalah semua kebutuhan untuk menunjang kelancaran ibadah haji. Hal itu terurai….

Lanjutkan Membaca...

KLOTER KETUJUH BELAS

Bagian Ketiga: BERHAJI DAN BERSAFAR Oleh Zulkarnaini Diran Kepastian berangkat pun sudah ada. Tahunnya jelas, tanggalnya pun demikian, kelompok terbang (kloter) juga begitu. Segala persiapan yang berhubungan dengan materi (perlengkapan penunjang), biaya perjalanan, dan uang belanja pun klir sudah. Kini tinggal menunggu ”kadarullah” untuk keberangkatan pada hari yang ditentukan, 31….

Lanjutkan Membaca...

KLOTER KETUJUH BELAS

Bagian Kedua: MENDEBARKAN,  HAMPIR SERATUS JUTA Oleh Zulkarnaini Diran Kepastian itu diterima bulan Agustus 2023. Informasi itu selain dari aplikasi informasi keberangkatan jemaah haji, juga dari klarifikasi pertugas di kantor pelayanan haji kota Padang. Kepastian itu benar-benar meyakinkan. Memang, manusia tidak boleh menggucapkan kata ”pasti”. Kata dan makna pasti itu….

Lanjutkan Membaca...

KLOTER KETUJUH BELAS

Bagian Pertama: AKHIR DARI SEBUAH PENANTIAN Oleh Zulkarnani Diran Penantian itu pun berakhir. Selalu saja hati dan pikiran bertanya-tanya tentang Kelompok Terbang (Kloter) yang membawa saya dan istri ke Tanah Suci. Pertanyaan itu bukan hanya bergayut di pikiran dan hati, tetapi meronta-ronta mencari jawaban. Beberapa hari yang lalu, saya mendapat….

Lanjutkan Membaca...

BUDI DAN PANGULU DI MINANGKABAU

Oleh  Zulkarnaini Diran 1. Pengantar Nenek moyang Minangkabau membuat adat. Tujuannya untuk menata kehidupan masyarakatnya. Dengan adat masyarakat dapat mngatur kehidupannya. Adat memberikan aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan dalam kehidupan individu dan kehidupan bermasyarakat. Adat ibarat rel kereta api. Di atas rel itulah roda-roda kehidupan menggelinding . Jika roda keluar dari rel,….

Lanjutkan Membaca...

DI ANTARA MEREKA (enam cucu)

Oleh Zulkarnaini Diran Biasalah. Ketemu sesama usia senja, pertanyaannya tentang anak dan cucu. Pertanyaan tentang anak yang lazim adalah, “Lah lapeh anak sadonyo (sudah lepas atau berkeluargakah semua anak)?” Jika pertanyaan itu terjawab, menyusul pertanyaan selanjutnya. “Lah bara urang cucu (sudah berapa orang cucu)?” Itulah hal-hal yang ditanyakan dan dijawab….

Lanjutkan Membaca...

KEMBALI LENGANG

Oleh Zulkarnaini Diran Perayaan Idil Fitri 1445 bersama keluarga besar dinyatakan berakhir. Hal itu ditandai dengan bertolaknya Si Sulung dengan keluarga ke Rantau Semarang Jawa Tengah, Sabtu, 20 April 2024. Mereka berturut-turut pasca lebaran meninggalkan rumah. Senin, 15 April 2024 Si Bungsu dan keluarganya berangkat sebelum subuh menuju kota Pakanbaru,….

Lanjutkan Membaca...