KEBERHASILAN ANAK, KEPUASAN BATIN ORANG TUA DAN KELUARGA

(Catatan Kecil untuk Si Bungsu: Muhammad Ihsan Zul, S.Pd., M.Eng., Ph.D)

Oleh Zulkarnaini Diran

Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 13.11 saya mendapat pesan whatsapp dari anak bungsu, Muhammad Ihsan Zul. Pesan itu dikirim dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Parit Raja, Johor Malaysia. Isi pesannya pendek, tapi sangat “membahagiakan” saya dan istri. “Alhamdulillah, lulus, Pa” itulah isi pesan singkat itu. Saya dan mamanya langsung sujud syukur atas berita pendek itu. Kebahagiaan luar biasa bagi kedua orang tua yang menerima pesan sukses dan keberhasilan dari perjuangan panjang seorang anak untuk mewujudkan cita-citanya. Di dalam cita-citanya itu juga tertumpang “harapan keluarga besar” di Pakanbaru, Padang, Jambi, Manna, Bengkulu, Semarang, dan Yogyakarta. Alhamdulillah.

Pada hari itu, Ihsan mengikuti ujian tertutup untuk mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji. Disertasi yang berjudul, “A DEVELOPMENT OF AN INTEGRATED USER STORY AND DESIGN THINKING TEACHING MODEL FOR SOFTWARE REQUIREMENTS ELICITATION” itu dapat dipertahankannya. Ujian selama tiga setengah jam yang melelahkan itu, mendapat hasil yang seimbang, yang dinyatakan lulus dalam program  “Doctor of Philosophy (Ph.D.) in Information Technology” atau program doktor bidang teknologi informasi.

Si Bungsu ini mendaftar di UTHM Oktober 2023. Mengikuti perkuliahan selama enam semester sampai 2026. Tanggal 8 Juni 2026, mengikuti ujian pre-viva untuk memenuhi persyaratan atau kriteria menyelesaikan studi. Bulan Oktober 2026, tepatnya tanggal 20, barulah mendapat giliran ujian tertutup (viva voce) yang merupakan ujian terakhir untuk mendapatkan gelar “Ph.D” dari universitasnya. Perjuangan panjang selama tiga tahun, kini telah memetik hasil dengan dinayatakan lulus oleh para penguji (profesor) yang berasal dari 3 universitas di Malaysia.

Muhammah Ihsan Zul adalah anak bungsu kami dari lima bersaudara. Terhitung sejak Januari 2013, Ihsan mengabdi sebagai staf pengajar di Politeknik Caltex Riau (PCR). Mulai sebagai dosen biasa, kemudian dipercaya menduduki beberapa jabatan di kampusnya di kawasan Rumbai, Riau. Pernah menjabat sebagai Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) sekaligus Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Balitbang) (2014 – 2016), Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan  (2017 – 2018), Wakil Direktur Bidang Kepegawaian, Keuangan, dan Umum  (2018), dan Wakil Direktur Bidang Pemasaran, Kerja Sama dan Alumni  (2018 -2022). Dalam periode itu juga menjabat sebagai Ketua UPT PPM yang mengelola unit bisnis PCR serta Ketua Sumatera Career Center hingga Januari 2022. Setelah menempuh jabatan struktural tersebut, barulah Yayasan Politeknik Chevron Riau (YPCR) memberinya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan S3 di Malaysia. Tiga tahun kemudian dinyatakan lulus.

Selama mengikuti pendidikan, menghasilkan 9 publikasi ilmiah internasional. Satu terbit di jurnal internasional, enam terbit di jurnal internasional terindeks Scopus (Q2-Q4) dan dua Conference Papers (1 terindeks Scopus).

Ihsan (panggilan Si Bungsu), selama bertugas, ada beberapa program pengembangan institusi yang dikelolanya. Program itu ada yang didanai pemerintah dan ada yang bekerja sama dengan industri. Program itu di antaranya adalah Hibah Pusat Karier Lanjutan dari Ristekdikti pada 2019, Hibah Penguatan Bursa Kerja Khusus dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi pada 2020. Di samping itu mendapat  penugasan sebagai Ketua Project Implementation Unit (PIU) pada 2021–2022 yang menangani sejumlah hibah di tingkat institusi.

Dalam kurun waktu tersebut, dia memperoleh pengalaman sebagai project manager pada proyek institusi yang didanai oleh entitas eksternal. Program tersebut antara lain: Social Investment PT Chevron Pacific Indonesia pada 2018–2021 dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Hulu Rokan pada 2021–2022. Pada 2022, mendapat kepercayaan sebagai ketua pelaksana Hibah Matching Fund Kedaireka untuk pengembangan sistem informasi terintegrasi guna mendukung ekosistem digital pendidikan vokasi, dengan mitra industri PT Pertamina Hulu Rokan.

Sejak 2018, dia beberapa kali diundang untuk berbagi pengalaman tentang tata kelola perguruan tinggi, penguatan kerja sama antar institusi, serta pelaksanaan tracer study di sekolah dan perguruan tinggi. Kegiatan tersebut antara lain diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah X dengan peserta dari perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau. Dia juga menjadi  narasumber di berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Lancang Kuning, Riau, Universitas Baiturrahmah, Sumbar,  Politeknik Jambi, STIFAR Riau,  dan Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI. Selain perguruan tinggi, kegiatan pendampingan tata kelola dan tracer study juga dilakukan di beberapa SMK di Provinsi Riau. Selain itu, juga aktif menjadi narasumber dalam kegiatan akademik lainnya, termasuk kuliah umum mengenai pemanfaatan Tableau dalam analisis data penelitian dan penerapan machine learning dalam pembelajaran.

Di bidang teknologi informasi, sejumlah aplikasi telah dikembangkannya, baik secara mandiri maupun bersama tim, untuk mendukung tata kelola institusi. Beberapa di antaranya adalah BP2M Management System yang mulai digunakan pada 2014, sistem rekapitulasi kuesioner akademik pada 2016, Dashboard Bidang Pemasaran, Kerja Sama dan Alumni pada 2018, serta Sistem Request for Payment (REFPA) untuk mendukung proses administrasi keuangan. Pada 2020, pengembangan sistem bursa kerja Sumatera Career Center juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Selain pengembangan aplikasi, pernah menjadi pengelola program Digital Talent Scholarship VSGA PCR bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2020, serta menjadi Steering Committee pada tahun berikutnya.

Dalam kurun waktu tersebut, dia memperoleh beberapa penghargaan dan hibah selama berkarier di PCR. Pada 2018, terpilih mengikuti program pelatihan kepemimpinan INADC-PHEI yang dibiayai DAAD Jerman melalui DIES NMT dan memperoleh penghargaan The Best Project Action Plan dalam kegiatan tersebut. Pada tahun yang sama, dia juga meraih penghargaan Terbaik 1 kategori poster dalam Seminar Pengembangan Pusat Karier yang diselenggarakan oleh Ristekdikti. Setahun kemudian, memperoleh penghargaan Terbaik 1 Pengelola Pusat Karier Tingkat Nasional dari Ristekdikti (sebagai ketua SCC). Pada 2019, juga menjadi bagian dari tim PCR yang meraih peringkat ketiga nasional pada Anugerah Widyapadhi serta memperoleh medali perak di Melaka International Innovation Expo melalui produk SIPEPLI. Dalam kegiatan akademik, penghargaan yang pernah diterima antara lain Dosen Terbaik Jurusan Teknologi Informasi pada 2018, Dosen dengan Kinerja Penelitian Terbaik pada 2020, Best Presenter pada IConEEI Conference 2024, serta penghargaan atas umpan balik mahasiswa tertinggi dan jumlah publikasi ilmiah pada 2025.

Keterlibatannya dalam program internasional berlanjut melalui sejumlah kegiatan yang didukung oleh DAAD Jerman melalui DIES NMT. Pada 2021, menjadi bagian dari tim pengusul dan pelaksana ERICA Project bersama Universitas Pembangunan Jaya yang diselenggarakan secara daring dan di Politeknik Caltex Riau. Selanjutnya, kembali terlibat dalam VALERIA Project bersama Universitas Ciputra yang diselenggarakan di Tangerang Selatan dan Politeknik Caltex Riau pada 2023 dan program Microfund pada 2024. Melalui hibah ERICA dan VALERIA tersebut, ia diundang untuk memaparkan program tersebut di Berlin dan Potsdam, Jerman, pada tahun 2023. Di samping kegiatan tersebut, sejumlah sertifikasi kompetensi juga telah diperoleh, di antaranya IC3 Digital Literacy dari Certiport, ICT Project Management, System Analyst, serta Asesor Kompetensi dari BNSP. Pada 2026, menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau sebagai bagian dari tim pengembangan inovasi PASIH PERDA.

Setelah menyelesaikan masa tugas sebagai Wakil Direktur PCR pada 2022, perjalanan profesionalnya berlanjut di PT PCR Solusi Teknologi, sebagai komisaris. Perusahaan ini bergerak di bidang pengembangan dan penyediaan solusi teknologi baik teknologi informasi, maupun manufaktur yang berhubungan dengan industri. Jabatan Komisaris dijalankan sejak tahun 2022 hingga 2026. Pada Juli 2026, dia mendapat penugasan sebagai direktur di perusahaan tersebut hingga saat ini. Tanggung jawab tersebut berjalan bersamaan dengan kegiatan sebagai dosen, peneliti, serta keterlibatan dalam berbagai program kerja sama dan dan pengembangan jejaring kerja sama bisnis.

Muhammad Ihsan Zul, S.Pd., M.Eng., Ph.D., lahir 27 Januari 1987 di Candung, Agam, Sumatra Barat. Dia anak bungsu dari lima bersaudara dari keluarga Zulkarnaini Diran dan Wirnahayati Hasan Basri. Menikah dengan Rizka Irma Septiani, S.S. Januari 2013,  dikaruniai tiga orang putri. Kini tinggal di kawasan Tenayan Raya, Pakanbaru, Riau. Menyelesaikan pendidikan  SDN 29 Ampang Gadang, Ampek Angkek, Agam, MTsN Gunung Pangilun, Padang, SMAN 2 Padang, S1 Universitas Negeri Padang (UNP), S2 Universitas Gadjah Mada (UGM), dan S3 di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Malaysia.

Padang, 25 Oktober 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *