Zulkarnaini

EMPAT HIDAYAH ALLAH

Oleh Zulkanaini Diran Ada empat hidayah dasar yang dikaruniakan Allah kepada manusia. Keempat hidayah itu adalah naluri (gharizah), pancaindra (hawad), akal – pikiran (aql), dan agama (ad-din). Hal itu diungkapkan di dalam tafsir Al-Fatihah Muhammad Abduh. QS Alfatihah, ayat keenam menyatakan “Ihdinassiratol mustaqim”. Ihdi itu  diterjemahkan sebagai “pimpinlah, tunjukilah, beri….

Lanjutkan Membaca...

MENAHAN AMARAH

Oleh Zulkarnaini Diran Puasa adalah ibadah dalam proses. Capaiannya adalah insan atau orang yang bertaqwa. Orang yang bertaqwa menunjukkan indikasi berikut: “….yaitu orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan, …” (QS Ali….

Lanjutkan Membaca...

GOLONGAN YANG DIRINDUKAN SURGA

Oleh Zulkarnaini Diran Ada empat hal yang dibicarakan dalam tulisan ini. Keempat hal itu ada hakekat surga, kalasifikasi golongan manusia di akhirat, empat golongan yang dinantikan surga, dan upaya menjadi pribadi yang dirindukan surga. Mudah-mudahan topik-toipik sederhana ini bermanfaat bagi pembaca. Secara etimologi atau bahasa, kata Jannah berarti kebun atau….

Lanjutkan Membaca...

PUASA SYARIAT DAN HAKIKAT

Oleh Zulkarnaini Diran Ibadah puasa dalam Islam bukanlah ritual tanpa tujuan. Puasa bagaikan mesin yang memproses bahan mentah menjadi produk jadi. Produknya adalah manusia bertakwa (muttaqin). Hal ini ditegaskan dalam landasan utama kewajiban puasa, yaitu QS. Al-Baqarah [2]: 183, “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas….

Lanjutkan Membaca...

PUASA, PROSES DAN TARGET

Oleh Zulkarnaini Diran Ibadah itu proses. Setiap proses bermuara kepada hasil atau capaian. Berbeda ibadah berbeda pula target atau capaiannya. Puasa adalah sebuah proses. Proses itu dilalui bagi yang melaksnakannya. Target atau capai dari proses berpuasa adalah bertakwa. Proses dan capaian atau targetnya bukan dirumuskan oleh manusia, tetapi di tetapkan….

Lanjutkan Membaca...