JUMAT BERKAH VERSI POLRES BENGKULU SELATAN

Oleh Zulkarnaini Diran

Pagi Jumat, 28 Agustus 2026 saya sedang beristirahat di Pantai Pasar Bawah Kota Manna, Bengkulu Selatan. Hal itu biasa saya lakukan. Hampir tiap pagi saya duduk di tempat yang sama  sekitar sepuluh sampai limabelas menit setelah bersepeda lebih kurang duapuluh kilometer. Begitulah pagi kali ini, baru lima menit saya beristirahat, empat mobil polisi berhenti tidak jauh dari tempat saya mengaso. Serentak anggota polisi itu turun dari mobil. Di antara mereka juga ada beberapa orang polisi wanita (Polwan).

Seorang bintara tinggi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu mendekati saya. Dengan sopan dan hormat langsung menyalami saya dan saya menyambut salamnya penuh tanda tanya. Mengapa tiba-tiba polisi menyalami saya dan memperlihatkan ekpresi sangat santun dan hormat. Seorang bintara tinggi lain mendekati saya sambil menyodorkan bungkusan. Kelihatan bungkusan itu berisi sarapan pagi. “Mohon diterima, Pak”, kata bintara tinggi itu sopan. Tentu saja saya bertambah kaget atas peristiwa ini. Kekagetan saya mulai berkurang, dan kemudian hilang ketika bintara polisi lain melakukan hal yang sama kepada pengunjung pantai pagi itu.

Pertanyaan di benak saya mulai terjawab. Hal itu setelah berdialog singkat dengan seorang perwira pertama, Ipda Sudar. MT yang memimpin kegiatan pagi itu. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan Satlantas Polres Bengkulu Selatan setiap hari Jumat. Mereka menamakannya Gerakan Jumat Berkah. Mereka membagikan makanan berupa sarapan kepada masyarakat. Paket sarapan pagi itu telah dikemas apik dan rapi sehingga mudah dibagikan kepada masyarakat yang mereka kunjungi.

Saya sempat menanyakan sumber dananya. Ipda Sudar menjelaskan. Para anggota kepolisian mengumpulkan infak, sedekah, dan sumbangan setiap hari Senin. Sumbangan itu tidak ditentukan jumlahnya. Sikhlasnya saja. Hasil sumbangan dihimpun oleh anggota yang ditutgaskan untuk itu. Pada hari berikutnya dapat diperhitungkan jumlah paket yang dapat dibagikan untuk hari Jumat. Jumlah paket ditentukan oleh jumlah infak yang terkumpul. Kebetulan Jumat pagi ini lebih kurang tujuh puluh lima paket yang dibagikan kepada masyarakat. Satu di antaranya menjadi rezki saya, Zulkarnaini Diran dari Padang, Sumatra Barat. Alhamdulillah.

Ketika masih duduk di pantai saya membatin. Saya merenung dan berangan-angan. Angan-angan itu bukan utopia atau bukan sesuatu yang mustahil. Saya berandai-andai, senadainya semua “instansi” melakukan “gerakan jumat berkah” ini betapa hebatnya keberkahan yang diterima. Bahkan saya berangan-angan lebih dari itu. Seandainya semua individu yang berkecukupan di dalam masyarakat berkontribusi seperti ini, bertapa besarnya potensi umat yang dapat dihimpun. Potensi itu akan dapat membantu masyarakat lain yang memerlukan uluran tangan. Menolong saaudara-saudar kita yang membutuhkan.

Nilai dari kegiatan ini saya lihat bukan sekedar “mengumpulkan” sumbangan. Saya mengutip kata yang dilontarkan Ipda Sudar, “seikhlasnya”. Kata itu mengandung makna yang luas dan dalam. Artinya bukan besaran dana yang terkumpul dan terbagi kepada yang membutuhkan saja nilainya, tetapi keberkahan yang terdapat di balik itu. “Ikhlas” adalah kata “sakti” yang memiliki keberkahan luar biasa di sisi Allah SWT. “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang Ikhlas/ mukhlisin”.  Jika keikhlasan yang dilakukan anggota polisi seperti ini dijadikan “lahan edukasi” bertapa banyak keberkahan setiap Jumat dapat dipetik.  Namun itu semua hanyalah “hasil membatin dan angan-angan” saya di pantai sebelum tulisan ini saya buat.

Saya ucapkan terimakasih kepada Ipda Sudar, MT dan rombongan yang menghadiahi saya sarapan pagi dengan Gerakan Jumat Berkah, Polres Bengkulu Selatan. Terimakasih juga untuk keramah-tamahan angotanya dan terimakasih untuk wawancara singkat guna memenuhi kontens tulisan ini. Semoga yang bapak-bapak dan ibu-ibu polisi lakukan ini menjadi amal saleh dan amal jariyah, amin YRA.  Terimakasih!

Manna, Bengkulu Selatan, 28 Agustus 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *