KAJIAN DI MASJID AL-UKHUWAH, ZAINAL BAKAR

SEBELUMNYA

Topik: Alasan Allah menjadikan jin dan manusia

Dasar:

  1. Adz-Dzariyat [51];56) — Tidak Aku jadikan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.
  2. Al-Baqarah [2]:208 —Hai orang yang beriman! Masuklah ke dalam islam secara kaffah, jangan ikuti Langkah-langkah syetan, sesungguhnya syetan itu adalahmusuh yang nyata bagimu.

KAJIAN 17 Juli 2026 Subuh

Topik: Menuntut Ilmu Wajib Hukumnya bagi Muslim

Dasar: Rasulullah ﷺ bersabda, طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Artinya: “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah, no. 224. Disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’, no. 3913)

Kata فَرِيضَةٌ (faridhoh) dalam hadis ini menggunakan bentuk penegasan yang berarti sebuah kewajiban mutlak yang tidak boleh ditinggalkan.

Wajib menuntut ilmu itu terbagi dua yakni wajib (fardu) ain dan fardu kifayah. Ilmu yang fardu ain adalah ilmu tauhid, ilmu fiqih, dan ilmu takzyatun nafs (pembersiahan jiwa/akhlak). Ilmu Tauhid adalah cabang ilmu Islam yang membahas tentang keesaan Allah dan segala sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan atau akidah. Fokus utamanya adalah memurnikan kepercayaan bahwa Allah itu Esa dalam sifat-sifat-Nya, perbuatan-Nya (Rububiyah), dan hak-hak-Nya untuk disembah (Uluhiyah).

Ilmu Fikih adalah ilmu yang mempelajari hukum-hukum syariat yang bersifat praktis yang digali dari dalil-dalil terperinci (Al-Qur’an dan Hadis). Ilmu ini mengatur segala bentuk tindakan fisik manusia, baik dalam hubungan langsung dengan Allah maupun hubungan antar sesama manusia. Fikih ada dua yakni fikih ibadah dan fikih muamalah.

Ilmu Tazkiyatun Nafs (sering juga diintegrasikan dalam ilmu Akhlak atau Tasawuf) adalah ilmu yang fokus pada penyucian hati dan jiwa manusia dari sifat-sifat tercela serta menghiasinya dengan sifat-sifat terpuji. Jiwa yang bersih akan melahirkan perilaku yang tulus dan ikhlas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *