Zulkarnaini

BEBAN GURU

Pengantar “Beban Guru” merupakan tulisan berseri. Insya-Allah akan terbit tiap pekan. Tulisan ini, selain bertolak dari kondisi-kondisi kekinian tentang “tugas guru – beban guru”, juga diwarnai oleh pengalaman penulis sebagai guru. Kondisi kekinian diramu dan dibumbui oleh pengalaman puluhan tahun seorang guru, itulah yang diperkatakan di bawah judul “Beban Guru”…..

Lanjutkan Membaca...

BEBAN GURU

BEBAN GURU (1) Beban guru kian berat. Sekurangnya ada empat beban yang harus dipertanggunjawabkan kaum pendidik zaman kini. Keempat beban itu berasal dari Pemerintah, masyarakat, peserta didik, dan diri sendiri. Beban dari Pemerintah yang dijujung guru menyangkut dengan kebijakan. Kebijakan memberi arah kepada guru untuk menempuh jalan menuju cita-cita dan….

Lanjutkan Membaca...

PRAKATA DAN HARAPAN

Sulitkah mengarang itu? Jawabnya, “Tidak”. Tidak sulit, sungguh mengarang itu tidak sulit. Tiga hal saja yang penting untuk pandai mengarang yaitu ada ide, terampil berbahasa tulis, dan berkemauan. Jika yang tiga itu dimiliki, menulis atau mengarang akan menjadi mudah. Anda tidak percaya? Nah jawabannya ada pada setiap lembar dalam buku….

Lanjutkan Membaca...

APA YANG HARUS DILAKUKAN PADA SATUAN PENDIDIKAN AGAR PEMBELAJARAN BERLANGSUNG EFEKTIF DAN EFISIEN?

Pertanyaan  pada judul ini dijawab dalam diskusi di Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat, Selasa (30/3 -2010). Kegiatan disponsori oleh Badan Diklat Provinsi Sumbar, dinarasumberi oleh Zulkarnaini, widyaiswara LPMP Sumbar, dan diikuti oleh pengawas sekolah dinas pendidikan  kabupaten/ kota dan dinas pendidikan  provinsi Sumbar. Empat hal yang harus dilakukan pada setiap….

Lanjutkan Membaca...

TUGAS PENGAWAS SEKOLAH DAN KEPALA SEKOLAH DALAM PROSES PEMBELAJARAN

Oleh Zulkarnaini Pengawasan adalah bagian keempat dari empat kegiatan proses pembelajaran. Proses pembelajaran diawali dengan perencanaan, dilanjutkan dengan pelaksanaan, diteruskan dengan penilaian. Bagian akhirnya adalah pengawasan. Hal itu ditegaskan oleh PP 19/2005, pasal 19, ayat (3), “Setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan….

Lanjutkan Membaca...

BAHAN AJAR MENULIS

1.1 Latar Belakang Pembelajaran bahasa  dan sastra Indonesia meliputi empat keterampilan berbahasa dan satu apresisasi. Keempat keterampilan berbahasa itu adalah menulis, berbicara, membaca, dan menyimak. Sedangkan apresiasi adalah mengapresiasi bahasa dan sastra Indonesia. Pembelajaran keteramiplan menulis termasuk kategori sulit. Kesulitan itu bukan hanya dialami oleh siswa, tetapi juga pelaksanaan pemebelajaran….

Lanjutkan Membaca...

PROGRAM SUPERVISI AKADEMIK DAN MENEJERIAL PENGAWASAN SEKOLAH

Oleh Zulkarnaini *) 1. Pendahuluan Pendidikan di Indonesia memasuki era baru. Era baru itu ditandai dengan perubahan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2/89 menjadi Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Banyak hal yang berubah di dalam undang-undang itu. Perubahan  yang menonjol adalah perubahan paradigma pelaksana pendidikan. Ada dua….

Lanjutkan Membaca...