Zulkarnaini

GURU MASA DEPAN

Oleh Zulkarniani Diran Menjadi guru masa depan tidaklah mudah. Sekurangnya itu yang terungkap dari Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menegpan dan RP) Nomor 16/2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Pendidikan calon guru paling rendah S1 atau D4. Calon harus memiliki sertifikat  profesi yang dapat….

Lanjutkan Membaca...

PRESTISE DALAM KURIKULUM

Oleh Zulkarnaini Diran Kurikulum bermuatan prestise. Menggunakan kurikulum baru di satuan pendidikan menjadi prestise di sekolah itu. Jika semua sekolah di suatu wilayah administratif pemerintahan menggunakan kurikulum baru, prestise pula bagi daerah itu, khususnya bagi Dinas Pendidikan. Perihal prestise di dalam kurikulum ini terjadi hampir pada setiap pergantian kurikulum.

Lanjutkan Membaca...

MENJADI GURU “KAFFAH”

Oleh Zulkarnaini Diran Menjadi guru kaffah berarti menjadi guru seutuhnya. Begitu seseorang memasuki gerbang profesi guru, dia istqomah di dalamnya. Segala dimensi kehidupannya ditumpahkan untuk profesi ini. Semua fasilitas yang dipunyainya disumbangkan untuk pekerjaan ini. Segenap kompetensinya dioptimalkan untuk menunjang profesi yang sampai kini masih lazim disebut “pahlawan tanpa tanda….

Lanjutkan Membaca...

PERENCANAAN PENDDIDIKAN BERBASIS KEBUTUHAN

Oleh Zulkarnaini Diran (petaktisi dan pemerhati pendidikan) Institusi pendidik menyusun perencanaan pendidikan. Perencanaan itu biasanya disusun setiap tahun. Adakalanya disusun untuk empat tahun. Lazimnya, perencanaan tahunan atau empat tahunan disusun berdasarkan evaluasi terhadap pelaksanaan sebelumnya. Hasil evaluasi itu akan mengiformasikah hal-hal yang telah dan belum memenuhi kebutuhan. Informasi itulah yang….

Lanjutkan Membaca...

BUDI DAN KEBERADAAN PANGULU DI MINANGKABAU (pengantar sederhana)

Oleh Drs. Zulkarnaini Diran 1. Pengantar Nenek moyang Minangkabau membuat adat. Tujuannya untuk menata kehidupan masyarakatnya. Dengan adat masyarakat dapat mngatur kehidupannya. Adat memberikan aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan dalam kehidupan individu dan kehidupan bermasyarakat. Adat ibarat rel kereta api. Di atas rel itulah roda-roda kehidupan menggelinding . Jika roda keluar dari….

Lanjutkan Membaca...

PEMBELAJARAN KELASIKAL, PELAYANAN INDIVIDUAL

Oleh Zulkarnaini Diran Pelayanan optimal, adil, dan merata adalah salah satu prinsip pembelajaran dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Prinsip ini menekankan bahwa dalam pembelajaran ada pelayan dan tentu ada yang dilayani. Pelayannya guru atau pendidik, yang dilayani siswa atau peserta didik. Untuk pelaksanaan prinsip ini diperlukan perubahan paradigma pembelajaran…..

Lanjutkan Membaca...

INDEPENDENSI PEDAGOGIS

Oleh Zulkarnaini Diran Guru-guru kita sudah lama dikebiri. Hak-hak mereka dirampas. Kewenangan dan otortasnya dipangkas. Padahal guru memiliki kebebasan mendidik (independensi pedagogis) yang diatur dan dijamin oleh regulasi baik undang-undang maupun pertauran pemerintah. Akibat pengebirian, perampasan, dan pemangkasan itu guru terpenjara di dalam kerangkeng kebijkan pemerintah. Di dalam penjara itu….

Lanjutkan Membaca...

NURANI GURU

Oleh Zulkarnaini Diran Ujian Nasional (UN) tidak menentukan “kelulusan”. Ujian nasional lebih berfungsi sebagai pemetaan pendidikan di Tanah Air, sebagai alat untuk melihat kelebihan dan kekurangan dalam proses dan hasil pendidikan. Melihat kelebihan untuk dikembangkan dan ditingkatkan, melihat kekurangan untuk diperbaiki dan disempurnakan. Sekurang-kurangnya itulah yang ditangkap dari “kebijakan UN”….

Lanjutkan Membaca...

MENJADI GURU KAFFAH

Oleh Zulkarnaini Diran Menjadi guru kaffah berarti menjadi guru seutuhnya. Begitu seseorang memasuki gerbang profesi guru, dia istqomah di dalamnya. Segala dimensi kehidupannya ditumpahkan untuk profesi ini. Semua fasilitas yang dipunyainya disumbangkan untuk pekerjaan ini. Segenap kompetensinya dioptimalkan untuk menunjang profesi yang sampai kini masih lazim disebut “pahlawan tanpa tanda….

Lanjutkan Membaca...

KETIKA PENDIDIK BETANYA KEPADA PESERTA DIDIK

Oleh Zulkarnaini Diran Pertanyaan adalah salah satu instrumen untuk mendapat informasi. Infromasi yang didapat dari instrument ini tergantung kepada “niatan” untuk bertanya. Jika pendidik bertanya kepada peserta didiknya, kemudian peserta didik menjawab dengan jujur, pendidik mendapat informasi tentang “pokok” yang ditanyakan. Lazimnya, pertanyaan pendidik biasanya berkisar tentang pokok-pokok atau topik-topik….

Lanjutkan Membaca...