Zulkarnaini

KOMITMEN TENTANG PENDIDIKAN

Oleh Zulkarnaini Diran (praktisi dan pemerhati pendidikan) Tiap hari terbaca di surat kabar. Walikota atau bupati melantik pejabat baru. Pelantikan itu selalu didasarkan kepada penyegaran dan peningkatan kinerja perangkat daerah. Pembaca terkaget-kaget membaca nama pejabat yang dilantik. Kekagetan itu semakin bertambah karena menurut logika normal personal yang dilantik tidak sesuai….

Lanjutkan Membaca...

PEMBELAJARAN TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL

Oleh Zulkarnaini Diran (praktisi dan pemerhati pendidikan) Tugas pertama dari setiap program belajar ialah membuat pembelajar tergugah, terbuka, dan siap untuk belajar (Meier, 2002:111). Substansi program seharusnya berupa materi yang menggugah, membuat terbuka, dan menyiapkan peserta didik untuk belajar. Substansi seperti hanya akan mangkus jika materi memenuhi kriteria tertentu yakni….

Lanjutkan Membaca...

MAKNA DI BALIK DAFTAR PELAJARAN

Oleh Zulkarnaini Diran (praktisi dan pemerhati pendidikan) Tiap awal tahun pelajaran atau awal semester, siswa, dan mahasiswa menerima daftar atau jadwal dari satuan pendidikannya. Pelajar dan siswa menerimanya dari sekolah dan mahasiswa menerimnya dari perguruan tinggi tempat mereka belajar. Pada daftar itu tertera dengan jelas nama mata pelajaran/kuliah, waktu, pertemuan….

Lanjutkan Membaca...

JIKA PENDIDIKAN DIADUK-ADUK

Oleh Zulkarnaini Diran (praktisi dan pemerhati pendidikan) Sekolah ini sekarang dua shift. Siswa belajar bagi dan sore. Shift pertama belajar pagi, shift kedua belajar sore. Peningkatan mutu tidak bisa dibaca, peningkatan akreditasi sekolah dari A ke A+, tidak dapat diharap. Kemunginan akreditasi akan jatuh ke B. Jam pelajaran siswa harus….

Lanjutkan Membaca...

PENGEMBANGAN DIRI YANG TERABAIKAN

Oleh Zulkarnaini Diran (prkatisi dan pemerhati pendidikan) Ada tiga kegiatan pembelajaran yang harus terjadi di sekolah. Ketiga kegiatan itu adalah pembelajaran mata pelajaran, pembelajaran muatan lokal, dan pembelajaran pengembangan diri. Hal itu diamanatkan oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 22/2006 tentang Standar Isi pada bagian Kerangka Dasar Kurikulum. Ketiga….

Lanjutkan Membaca...

PENDIDIKAN PERLU ATURAN DAERAH

Oleh  Zulkarnaini Diran Banyak keanehan yang terlihat dalam pengelolaan pendidikan. Kenaehan itu semakin menonjol setelah pemberlakukan otonomi daerah. Di Sumatra Barat dapat diidentifikasi sejumlah kasus. Misalnya pengangkatan dan pemberhentian pejabat pendidikan manasuka, pemutasian pelaksana pendidikan semena-mena, penetapan anggaran pendidikan tanpa analisis dan perencanaan yang matang, dan mungkin banyak lagi yang….

Lanjutkan Membaca...

MEMAHAMI DUNIA PENDIDIKAN

Oleh Zulkarnaini Diran  Seorang anggota dewan (baca: DPRD) yang terhormat pernah bertanya kepada seorang kepala dinas pendidikan. Hal itu terjadi pada suatu pemerintahan kota. Pertanyaannya sederhana, ”Apa kontribusi pendidikan terhadap APBD?”  Cerita ini saya dapat dari seorang rekan yang menjadi kepala dinas pendidikan. ”Saya hanya tersenyum mendengar pertanyaan itu”, katanya…..

Lanjutkan Membaca...

PEMBELAJARAN BERMAKNA

Oleh Zulkarnaini Diran Makna muncul dari hubungan isi dan konteksnya. Konteks memberikan makna pada isi. Semakin banyak keterkaitan yang ditemukan siswa dalam suatu konteks yang luas, semakin bermaknalah isinya bagi mereka (Jhonson,2007). Berdasarkan pemikiran itu, lahirlah sistem pembelajaran dan pengajaran kontekstual (contextual teaching and lerarning – CTL). Isi pembelajaran sering….

Lanjutkan Membaca...

MENCIPTAKAN SUASANA BELAJAR YANG MENYENANGKAN

Oleh Zulkarnaini Diran Setiap pembelajaran harus menyenangkan. Bahkan bukan hanya itu. Harus interaktif, isnpiratif, menantang, dan memotivasi. Penegasan itu dicantumkan di dalam PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Agar pembelajaran memenuhi kelima kriteria itu, soyogyanya diciptakan suasananya. Dapatkah suasana belajar diciptakan? Inilah yang didiskusikan dalam tulisan ini. Pakar pendidikan….

Lanjutkan Membaca...